sumber gambar: dari salah satu peserta blogspedia coaching for newbie |
"Halo Kakak-kakak Blogger" (begitulah sapaan dari GrowThing.id.)
Memperingati Hari Blogger Nasional
Dalam rangka memperingati hari Blogger nasional, GrowThing.id dan Jaringan BRT mengadakan Webinar Marathon Coaching dari tanggal 25-27 Oktober 2020 lho. Wawawiwau kan? apalagi ini GRATIS alias tak dipungut biaya sedikitpun. Bekalnya cukup siapkan mental, semangat belajar dan kedisiplinan aja.
Sumber gambar: email dari GrowThing.id |
Btw, aku belum tahu GrowThing.id itu disebut tim profesional, perusahaan, komunitas, atau apa. Yang kutahu, Coachku di Blogspedia Coaching adalah alumni sana. Subhaanallah, pernah ngalamin kan ketemu gurunya guru kita? Hihi begitulah, deg-degan campur haru.
Tapi, tak ada hujan tak ada petir. Apa mau dikata, setelah terjadi serentetan kejadian dramatis, aku harus rela belum bisa ikut belajar bareng teman-teman lainnya.
Kecewa
Kecewa? Pasti. Sedih? Tentu. Lalu? Lalu yaa jalani saja. Toh semua pasti ada hikmahnya. Meskipun dipaksakan ikut, kurang efektif juga, orang aku keluar-masuk, keluar-masuk, terus keluar gak bisa masuk lagi hihi.
Begitulah, kecepatan jaringan di sini suka ngambek kalo diajak interaksi vidio. Bayangin aja, 1 paket kuota untuk 3 smartphone.Sudah pasti saling tarik menarik dong yaa, kaya perasaan aku sama kamu, wkwk.
Bingung
Memperingati hari blogger nasional ini, jujur aku bingung lho harus ngelakuin apa. Ada yang senasib? Serasa? Sepenanggungan? Namun alhamdulillah, diri ini terselamatkan oleh artikel Coach sendiri. Iya, tulisan Kak Marita Ningtyas di blognya tentang "12 Cara Asyik Memperingati Hari Blogger Nasional" ampuh banget menghempaskan kebingungan yang melanda.
Di samping itu, ada 3 alasan mengapa aku membuat postingan ini. Apa saja? Ini dia!
1. Sebagai Holiday Task
Uwuuu keren kan? Holiday aja pake task ya hihi. Kita memang diliburkan sementara di kegiatan coaching, tapi ada kegiatan lain yang harus kita ikuti sebagai penggati. Ada 4 tugas tambahan juga yaitu: membuat 3 resume dari webinar atau dari materi Blogspedia Coaching dan satu artikel bertema Hari Blogger Nasional.
2. Salah Satu Cara Memperingati Hari Blogger Nasional
Yaps. Salah satu dari 12 cara asyik itu, adalah mengisi blog. Hehe masuk akal dong.
Masa iya bilang selamat, tapi blognya sekarat.
Jadi yaa dipusti-pusti, disayangi, dibesarkan, dicintai (uhuk).
3. Supaya Lebih Menguatkan Kesadaran bahwa Kita Blogger Walau Masih Amatiran
Eits. Amatiran sekarang. Insyaa Allah nanti pro (profesional) yaa. Aamiin.
Yaa bagaimana pun, saat kita memilih membuat blog di situ pula kita menjadi Blogger dong. Hehe tapi kalo berkata "hey, aku Blogger!" Belum berani duh. Yaps, konten di blog belum bener-bener kena banget. Nanti ada waktunya deh, eh bentar lagi insyaa Allah.
Curhat
Nyeritain webinar epic sudah, nyeritain alasan bikin postingan ini sudah. Apa lagi ya?
Teman-teman, beberapa hari lalu aku tak sengaja menyimak suatu percakapan di WAG. Daebak! Dengan keramahtamahan dan santai seseorang bertanya kepada Coach apakah boleh postingan di blog untuk tugas di Blogspedia Coaching diisi lebih banyak infografis saja dibanding harus menulis 800 kata.
Permintaan itu tak diindahkan. Pasalnya, membuat tulisan minimal 800 kata, ada maksud dan tujuannya. Tentu saja aku terpana dengan jawaban tersebut. Suka deh, menanggapinya dengan luwes juga adem dengernya.
Nah, dari percakapan itu, diri berkata-kata dalam hati. “Hmmm 800 mah kan ngalir aja harusnya. Apanya yang susah? Wong tinggal curhat. ” Dasar parah! Hal ini nyatanya berbalik padaku. Entah mengapa diri ini begitu kesulitan menulis panjang. Sungguh, karena di gawai tak ada penghitungan otomatis tentang berapa kata tulisan kita, aku cek di apk Word di Notebook.
Tak disangka, sungguh tak disangka, tulisanku hanya 400-an kata. Hoalah pantas saja mini gitu di layar.
Nah, dari kejadian ini apa pelajaran yang bisa diambil? Yaps, kita tak boleh menyepelekan hal apapun dan dengan cara apapun. Astaghfirullah..
Jika lisan saja harus dijaga, apalagi hati. Suara yang terdengar di telinga masih bisa digambarkan isinya. Namun, suara hati, suara pikiran terkadang bercabang kemana-mana, bahkan dapat menembus ruang dan waktu, juga alam raya.
Sungguh, apa yang kita tuai, itulah yang akan kita semai.
Edisi kali ini, tak disangka menjadi edisi curhat. Huft. Semoga apapun yang mengelilingi kita, tak lantas membuat kita terlena yaa
Nah, sekarang baru 600-an kata. Sungguh seperti mengayuh tanpa tenaga. Tulisan ini dibuat dari malam tadi, karena mata memaksa pulang ke rumahnya, akhirnya dipendinglah sampai pagi ini. Setelah pagi, kukira dia sudah baikan. Ah, itu hanya sekedar harapan. Realitanya dia masih saja merajuk ingin dimanjakan. Herrr
Apa aku menurutinya lagi? Tentu tidak. Lagian malu lah sama mentari. Ia sudah siap-siap berbagi cahaya di hari ini.
Seperti mentari yang datang walau kadang tertutup awan. Seperti langit yang rela berubah warna demi menyesuaikan dengan partnernya. Seperti bintang yang bertaburan di sekeliling bulan sabit di sebuah cakrawala malam. Maka, seperti itulah aku ingin bergerak.
“Kuberi warna walau setitik. Kusiram Bunga walau sedetik" - moto hidup kedua
Ingin tahu yang pertama? Lain waktu aku bahas di sini yaaa.
Selamat
Oh iya, alhamdulillah, tulisan ini sudah cukup memenuhi syarat hehe. Terakhir, kuucapkan "Selamat Hari Blogger Nasional."
Untuk warga ODOP, teman di Blogspedia Coaching for Newbie, partner di semua lapisan, inspirator dan motivator di hidup ini, "terima kasih banyak," kalian pengindah benak.
Bloger (sebutan untuk orang yang mengeblog; pengeblog, narablog) - KBBI
Salam DSH, “menuju versi terbaik kita-tanpa menafikan rasa”
Sampai jumpa…
Huaa like it...
BalasHapusNgalir curhatannya eh tulisannya mba maria.. Jadi referensi diriku yang belumlah tanpa 1 biji ide di kepala huhuuu
Memang curhat ini mah hihi.. Referensi cara curhat yang baik kah? Wkwk
Hapusnambah referensi nih tulisannya, hehehe
BalasHapusbener sih jangan menyepelekan hal sekecil apapun meski sebenarnya kita bisa, ternyata ada kondisi dimana kita tak mampu melakukannya. thanks banget pengingatnya
Betul banget uuuu pengen ngeluarin emot yang nahan air mata.. Sama-sama Kak, mari semangat memperbaiki hal-hal tak kasat mata ini~
HapusWiiih keren nih udah rampung aja tugasnya hehe...
BalasHapusLanjutkan teh, btw selamat hari blogger yak
Alhamdulillah... Allahumma paksakeun tea tthkuh
HapusSiap, iya selamat hari blogger.. Blogger muda :>
Oh iya, balesnya udah ganti hari, maafkan..
Terdabest memang mbak satu iniiii
BalasHapusAamiin.. Makasih Kak Sasha~
HapusRasanya ketemu gurunya guru kita, langsung merasa jadi anak PAUD ketemu Profesor mba. Dengerin materi banyak loadingnya daripada mudengnya hehe
BalasHapusHehe but ketutup sama senengnya kan? Alhamdulillah yaa.. insyaa Allah nanti juga paham, step by step aja ^^
HapusAku juga belum dapet2 wangsit nih mau mulai nulis. Baru kelar satu doang
BalasHapusHoalah entah kenapa suka banget sama kata 'wangsit'.. Semangat Kakak~
HapusAku gini juga mba. Belum dapat ide mau nulis apa. Baru 2 baris tulisan terus bengong lagi. Apa aku curhat juga ya?
BalasHapusHihi wah wah boleh banget atuh curhat mah.. Apalagi kalo dibumbuin ilmu dari sana sini, uuuwwuu sajian yang tak kalah sedap tentunya~
HapusCan relate banget nih, mbak. Pas nulis postingan untuk hari blogger ini mataku gak lepas dari jumlah katanya 😂
BalasHapusHeuheu begitulah, pas buntu lihat jumlah kata, buntu lagi lihat lagi.. Semangat Kakak~
HapusCurhat yang mengalir, keren kak ulfah, Selamat hari blogger juga ya
BalasHapusPadahal ada part tersendat-sendatnya hehe
HapusIya Kak~
Yay..udah 800 kata? Kereeennn..Selamat hari blogger Kakak kecee...
BalasHapusAlhamdulillaah... Aamiin adu duuu hihi
HapusIya Kakak kerenss:D
Selamat hari Blogger kK.
BalasHapusSemoga semakin sukses menebar manfaat:)
Iya Kak, Aamiin ^^
Hapuswah tuliaannya keren kak selamat hari blogger
BalasHapusAamiin.. Iya Kakak~
Hapus